1. Review

Review DJI Agras MG-1: Spesifikasi, Kelebihan, Kekurangan, dan Rekomendasi

Tahun 2015, DJI merilis DJI Agras MG-1 dan langsung menarik perhatian banyak pilot drone — baik yang pemula maupun profesional. Saya sudah mengumpulkan berbagai informasi dan pengalaman dari komunitas untuk memberikan review yang komprehensif tentang drone ini.

Spesifikasi dan Fitur Utama DJI Agras MG-1

Dari sisi spesifikasi, DJI Agras MG-1 hadir dengan bobot 8800g (tanpa liquid) dan flight time 10 menit (full load) dalam kondisi full load. Yang jadi andalan tentu saja sistem penyemprotannya: Tank 10L, lebar semprot 4-6m, debit 0.4-0.8 L/menit, dustproof motor, centrifugal nozzle. Jangkauan kontrol Remote control memungkinkan operasi di lahan yang cukup luas. Di pasar, drone ini dibanderol sekitar $15000.

Kelebihan DJI Agras MG-1

Untuk sektor pertanian Indonesia, drone ini menawarkan efisiensi yang jauh lebih tinggi dibanding penyemprotan manual. Pilot bisa mencakup area yang luas dalam waktu singkat dengan presisi yang konsisten.

Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan

Harga $15000 memang nggak murah. Ini investasi serius yang harus dipertimbangkan matang, terutama dari sisi ROI untuk penggunaan komersial. Dengan berat 8800g (tanpa liquid), drone ini memerlukan registrasi dan sertifikasi remote pilot untuk operasi komersial. Pastikan kamu sudah punya izin yang diperlukan sebelum menerbangkan.

Cocok untuk Siapa?

DJI Agras MG-1 dirancang untuk kebutuhan profesional dan enterprise. Di Indonesia, drone ini banyak digunakan di sektor pertambangan, konstruksi, energi, dan keamanan publik. Perusahaan-perusahaan besar di Semarang dan kota lainnya sudah mulai mengadopsi platform ini untuk meningkatkan efisiensi operasional mereka.

Untuk inspeksi infrastruktur — tower telekomunikasi, SUTT/SUTET, jembatan, gedung bertingkat — DJI Agras MG-1 menawarkan kemampuan yang sulit ditandingi metode konvensional. Pilot bisa mendapatkan data visual berkualitas tinggi tanpa harus menempatkan pekerja di ketinggian yang berbahaya.

Perlu dicatat bahwa untuk mengoperasikan DJI Agras MG-1 secara komersial di Indonesia, pilot harus memiliki sertifikasi remote pilot yang sesuai dan izin operasi dari Ditjen Hubud. Memahami regulasi PM 37/2020 dan CASR Part 107 juga wajib.

Verdict: Layak Beli atau Skip?

Drone pertanian pertama DJI. MG-1 membuktikan bahwa drone bisa jadi alat kerja serius untuk petani. Tank 10 liter bisa mencakup 4000-6000 m² per penerbangan. Meski sudah discontinued, banyak yang masih pakai.

Drone ini paling cocok untuk petani dan operator jasa penyemprotan entry-level. Kalau profil kamu sesuai dengan deskripsi itu, DJI Agras MG-1 bisa jadi investasi yang sangat tepat.

Tips Mengoptimalkan DJI Agras MG-1 di Lapangan

Kalau menggunakan DJI Agras MG-1 untuk foto real estate atau properti, terbang di ketinggian 30-50 meter untuk establishing shot dan 10-20 meter untuk detail shot. Gunakan mode panorama kalau tersedia untuk menangkap konteks lingkungan sekitar properti.

Kalau kamu baru pertama kali menerbangkan DJI Agras MG-1, mulai di area terbuka yang jauh dari gedung, pohon, dan orang. Naikkan drone pelan-pelan, rasakan responsnya, coba manuver dasar seperti hover, yaw, dan figure-eight. Baru setelah nyaman, coba di environment yang lebih kompleks.

Untuk mendapatkan hasil foto dan video terbaik dari DJI Agras MG-1, terbang di golden hour — sekitar 30 menit sebelum matahari terbit atau sebelum terbenam. Cahaya di jam-jam ini memberikan warna yang hangat dan shadow yang dramatis. Kalau sensor kameranya mendukung RAW, selalu shoot RAW supaya punya fleksibilitas editing yang lebih luas.

Untuk pekerjaan komersial, selalu bawa minimal 3 baterai DJI Agras MG-1. Satu untuk flight utama, satu cadangan, dan satu lagi untuk jaga-jaga. Nggak ada yang lebih menyebalkan daripada kehabisan baterai di tengah sesi foto klien.

Ekosistem dan Support

Mengoperasikan DJI Agras MG-1 bukan cuma soal drone-nya. Kamu butuh ekosistem pendukung: generator untuk charging baterai di lapangan, kendaraan untuk transportasi chemical dan peralatan, serta crew yang terlatih. Satu unit drone pertanian biasanya dioperasikan oleh tim 2-3 orang — pilot, pengawas keselamatan, dan teknisi.

DJI menyediakan DJI Smart Agriculture Management Platform untuk perencanaan route dan monitoring operasi. Platform ini terintegrasi dengan DJI Agras MG-1 dan memudahkan manajemen lahan, tracking coverage, dan pelaporan. Untuk operasi skala besar, software ini sangat membantu.

Dari sisi regulasi, operasi drone pertanian di Indonesia juga harus mengikuti aturan PM 37/2020. Drone harus terdaftar, pilot harus punya sertifikasi remote pilot, dan operasi penyemprotan harus memperhatikan jarak dari pemukiman. Pelatihan drone khusus pertanian biasanya mencakup semua aspek ini.

Apa Kata Komunitas Pilot Drone?

Di komunitas pilot drone Semarang, DJI Agras MG-1 cukup banyak penggunanya. Dari diskusi yang saya ikuti, mayoritas puas dengan performanya meskipun ada beberapa keluhan umum — terutama soal ketersediaan spare part dan waktu service yang kadang lama. DJI memang perlu meningkatkan after-sales service di Indonesia.

Di forum dan grup Facebook pilot drone Indonesia, DJI Agras MG-1 sering jadi topik diskusi. Pertanyaan yang paling sering muncul biasanya seputar setting kamera optimal, tips mengatasi wind warning, dan rekomendasi aksesori. Kalau kamu baru beli drone ini, bergabung dengan komunitas online bisa sangat membantu.

Regulasi dan Sertifikasi untuk Mengoperasikan DJI Agras MG-1

Sebelum menerbangkan DJI Agras MG-1 — atau drone apapun — untuk keperluan komersial di Indonesia, pastikan kamu sudah memahami dan mematuhi regulasi yang berlaku. PM 37/2020 mengatur tentang pengoperasian drone di ruang udara Indonesia, termasuk batasan ketinggian, zona terbang, dan persyaratan registrasi.

Untuk operasi komersial, sertifikasi remote pilot adalah syarat mutlak. Proses mendapatkan sertifikasi melibatkan pelatihan pilot drone di lembaga yang terakreditasi oleh Ditjen Hubud, diikuti dengan ujian teori dan praktik. Materi pelatihannya mencakup regulasi penerbangan, aerodinamika, meteorologi, navigasi, dan prosedur keselamatan.

Investasi dalam sertifikasi bukan hanya soal legalitas. Klien profesional — terutama di sektor enterprise — akan selalu memilih pilot bersertifikasi. Dan dengan drone se-capable DJI Agras MG-1, sayang banget kalau potensinya nggak dimaksimalkan karena keterbatasan sertifikasi dan kompetensi.

Comments to: Review DJI Agras MG-1: Spesifikasi, Kelebihan, Kekurangan, dan Rekomendasi

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.