Di antara sekian banyak produk DJI, DJI Mavic 4 Pro punya tempat tersendiri. Diluncurkan pada 2025, drone ini menyasar segmen prosumer dengan pendekatan yang cukup berbeda dari kompetitor — bahkan dari produk DJI lainnya.
Spesifikasi dan Fitur Utama DJI Mavic 4 Pro
Dari sisi hardware, DJI Mavic 4 Pro membawa sensor kamera 4/3 inch beresolusi 100 MP f/2.8 Hasselblad yang mampu merekam video hingga 4K/120fps, 8K video. Berat total drone 900g dengan flight time 51 menit — angka yang cukup impressive. Jangkauan transmisi video mencapai 15 km (O4 Pro). Beberapa fitur unggulan termasuk 100MP Hasselblad, 360° Infinity Gimbal, 51 menit flight time, omnidirectional obstacle avoidance, waypoint pro. Harga retail di kisaran $2299.
Kelebihan DJI Mavic 4 Pro
Kamera Hasselblad bukan sekadar branding. Color science Hasselblad memberikan rendering warna yang natural dan dynamic range yang luas — hasilnya terlihat jelas terutama dalam kondisi pencahayaan yang challenging. Sistem transmisi video DJI dengan jangkauan 15 km (O4 Pro) memberikan kepercayaan diri saat terbang jauh. Feed video yang stabil dan minim latency sangat penting untuk operasi profesional. Kemampuan video 4K/120fps, 8K video memberikan resolusi dan detail yang lebih dari cukup untuk kebutuhan profesional. Dengan codec yang tepat, footage-nya siap untuk post-production tanpa banyak kompromi.
Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan
Setiap produk tentu punya keterbatasan. Pastikan kamu mempertimbangkan kebutuhan spesifik sebelum memutuskan.
Cocok untuk Siapa?
DJI Mavic 4 Pro cocok untuk berbagai keperluan — dari fotografi dan videografi udara, content creation untuk media sosial, hingga proyek komersial ringan seperti foto real estate dan dokumentasi event.
Di Palembang dan kota-kota besar Indonesia lainnya, banyak pilot drone yang memulai bisnis mereka dengan drone consumer seperti ini. Kunci suksesnya bukan di seberapa mahal dronenya, tapi seberapa kompeten pilotnya. Dan kompetensi itu dibangun dari pelatihan pilot drone yang terstruktur dan jam terbang yang konsisten.
Kalau kamu berencana menggunakan DJI Mavic 4 Pro untuk keperluan komersial, ingat bahwa regulasi Indonesia mewajibkan sertifikasi remote pilot untuk setiap operasi drone komersial. Ini bukan sekadar formalitas — sertifikasi memastikan kamu operasikan drone dengan aman dan profesional.
Verdict: Layak Beli atau Skip?
Drone consumer terbaru dan terhebat dari DJI. 100 megapiksel! Gimbal 360° Infinity yang bisa muter ke segala arah! 51 menit terbang! DJI benar-benar raise the bar dengan Mavic 4 Pro ini.
Drone ini paling cocok untuk profesional dan prosumer yang mau teknologi drone terdepan. Kalau profil kamu sesuai dengan deskripsi itu, DJI Mavic 4 Pro bisa jadi investasi yang sangat tepat.
Tips Mengoptimalkan DJI Mavic 4 Pro di Lapangan
Kalau kamu baru pertama kali menerbangkan DJI Mavic 4 Pro, mulai di area terbuka yang jauh dari gedung, pohon, dan orang. Naikkan drone pelan-pelan, rasakan responsnya, coba manuver dasar seperti hover, yaw, dan figure-eight. Baru setelah nyaman, coba di environment yang lebih kompleks.
Saat menerbangkan DJI Mavic 4 Pro di dekat laut atau danau, waspadai interferensi kompas dari mineral di pasir atau air. Lakukan calibration kompas di lokasi sebelum terbang. Dan tentu saja, hindari terbang terlalu rendah di atas air — drone dan air itu bukan teman baik.
Baterai DJI Mavic 4 Pro punya performa optimal di suhu 20-40°C. Kalau terbang di dataran tinggi yang dingin — misalnya di sekitar Bromo atau Dieng — hangatkan baterai dulu sebelum terbang. Beberapa pilot biasanya simpan baterai di saku jaket supaya tetap hangat.
Kalau menggunakan DJI Mavic 4 Pro untuk foto real estate atau properti, terbang di ketinggian 30-50 meter untuk establishing shot dan 10-20 meter untuk detail shot. Gunakan mode panorama kalau tersedia untuk menangkap konteks lingkungan sekitar properti.
Aksesori yang Direkomendasikan
Kalau kamu serius pakai DJI Mavic 4 Pro untuk kerja, investasi di tablet yang bagus untuk monitor juga worth it. iPad Mini jadi favorit banyak pilot karena ukurannya pas — nggak terlalu besar tapi layarnya cukup terang dan responsif untuk preflight planning dan monitoring.
Micro SD card juga penting — gunakan yang minimal V30/U3 untuk recording 4K yang lancar. SanDisk Extreme Pro atau Samsung EVO Plus biasanya jadi pilihan aman. Kapasitas minimal 64GB, idealnya 128GB supaya nggak perlu sering ganti di lapangan.
Apa Kata Komunitas Pilot Drone?
Di forum dan grup Facebook pilot drone Indonesia, DJI Mavic 4 Pro sering jadi topik diskusi. Pertanyaan yang paling sering muncul biasanya seputar setting kamera optimal, tips mengatasi wind warning, dan rekomendasi aksesori. Kalau kamu baru beli drone ini, bergabung dengan komunitas online bisa sangat membantu.
Beberapa pilot profesional di Bandung yang saya kenal menggunakan DJI Mavic 4 Pro sebagai workhorse harian mereka. Salah satu hal yang mereka apresiasi adalah reliability — drone DJI memang jarang bermasalah kalau di-maintain dengan baik. Firmware update rutin dan kalibrasi berkala jadi kunci.
Regulasi dan Sertifikasi untuk Mengoperasikan DJI Mavic 4 Pro
Sebelum menerbangkan DJI Mavic 4 Pro — atau drone apapun — untuk keperluan komersial di Indonesia, pastikan kamu sudah memahami dan mematuhi regulasi yang berlaku. PM 37/2020 mengatur tentang pengoperasian drone di ruang udara Indonesia, termasuk batasan ketinggian, zona terbang, dan persyaratan registrasi.
Untuk operasi komersial, sertifikasi remote pilot adalah syarat mutlak. Proses mendapatkan sertifikasi melibatkan pelatihan pilot drone di lembaga yang terakreditasi oleh Ditjen Hubud, diikuti dengan ujian teori dan praktik. Materi pelatihannya mencakup regulasi penerbangan, aerodinamika, meteorologi, navigasi, dan prosedur keselamatan.
Investasi dalam sertifikasi bukan hanya soal legalitas. Klien profesional — terutama di sektor enterprise — akan selalu memilih pilot bersertifikasi. Dan dengan drone se-capable DJI Mavic 4 Pro, sayang banget kalau potensinya nggak dimaksimalkan karena keterbatasan sertifikasi dan kompetensi.
No Comments
Leave a comment Cancel